Jerat Jam Malam

Birokrasi Universitas Islam Negeri (UIN) Jember tidak pernah berubah, selalu saja getol menerapkan jam malam. Tapi, ya itu, sekadar wacana saja, kasak-kusuk di sana-sini, ujung-ujungnya hilang begitu saja. Tidak ada sosialisasi kepada mahasiswa – kecuali disampaikan pada rapat antar organisasi kemahasiswaan, itu pun di luar pembahasan – menunjukkan bahwa pihak

Penuh Rencana Tidak Mustahil

Birokrasi kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Jember menjadi lebih baik 50 persen dibandingkan dengan masa awal tahun 2016 lalu. Saat itu saya masih semester empat. Memasuki 2036 telah menjadi tahun kesebelas saya bekerja di perusahaan media. Saya masih ingat benar saat Sukarno menjabat menjadi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Bukan Lagi Dosen Superman

Pendidikan semakin dapat dinikmati oleh semua kalangan, apalagi pendidikan tidak hanya dijadikan sebagai sampingan dalam kesibukan lain diluar. Mahasiswa, dewasa ini mengikuti perkuliahan sesuai jadwal yang sudah di program. Angka mahasiswa yang bolos pun kian hari kian berkurang, karena mereka paham betul bahwa jadwal mereka adalah janji pada orang tua