AKSI DEMONSTRASI TERKAIT TUNTUTAN MAHASISWA UIN KHAS JEMBER

Aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Islam Negeri Kh. Achmad Sidiqq (UIN KHAS) Jember yang tergabung dalam aliansi Penolakan Penindasan Kepada Mahasiswa (PPKM) menuntut di kembalikannya hak-hak mahasiswa. Demonstrasi mahasiswa berlangsung pada jumat (23/7/2021). Titik kumpul bertempat di parkiran Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN KHAS Jember. Selanjutnya massa demonstrasi bergerak menuju ke

DEMA I INSTRUKSIKAN TOLAK PEMBAYARAN UKT

Cover by : Liyananda/MilleniumDewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I) menginstruksikan kepada seluruh mahasiswa Universitas Islam Negeri KH. Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember untuk sementara menolak pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Penolakan pembayaran UKT terkait dengan belum adanya kejelasan dari pihak kampus tentang alur pengajuan keringanan UKT semester ganjil tahun 2021/2022. DEMA

PROTES MAHASISWA UIN KHAS JEMBER TERKAIT KKN DARING

Cover by : Mala/Millenium Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Achmad Siddiq Jember akan melaksanakan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahap ke-2 secara daring. KKN secara daring ini ditetapkan sehubungan dengan terbitnya surat edaran dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Nomor B.2268/ln.20/L.1.b/PP.00.9/7/2021, yang berisi tentang perpanjangan jadwal KKN serta informasi

Pro Kontra warnai PEMIRA IAIN Jember

Ilustrasi oleh : Habiba/Millenium Jember - Pemilihan Raya (PEMIRA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember telah berlangsung pada Kamis (29/4) secara online. Pelaksanaan PEMIRA diwarnai pro dan kontra di kalangan mahasiswa yang diduga terdapat kecurangan dalam proses pemilihan. PEMIRA tahun ini menjadi pemilihan raya pertama yang diselenggarakan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum

Kontroversi Tulisan Opini Dosen UIN KHAS Jember

Foto: Dr. Miftahul Ulum/Tangkapan layar/dari website Radar JemberBeberapa hari ini salah satu tulisan opini yang berjudul “Cabul, antara Amoral dan “Hitam Putih” Kehidupan” tuai beragam kontroversi di kalangan mahasiswa Jember. Tulisan opini yang terbit pada Sabtu (17/4) di media Jawa Pos Radar Jember ditulis oleh Miftahul Ulum salah satu dosen